Habis membelah laut di selat sunda, para mahasiswa PIAUD angkatan 2020 beserta para dosen melanjutkan perjalanannya ke kota betawi (Jakarta), kota yang terkenal dengan kemacetannya ini menghantarkan para mahasiswa melewati berbagai tempat seperti istana negara bahkan mereka berkesempatan pula menunaikan ibadah sholatnya di masjid istiqlal.
Sejenak dengan kepenatan yang masih menghampiri, para mahasiswa melanjutkan jejak langkahnya ke monas yang kalau derap langkah mencapai waktu lebih kurang 15 menit. Langkah yang tak lagi tegap tetap diayunkan mengingat monas sebagai iconnya kota Jakarta, sayang kalau sampai terlewatkan betapapun langkah telah gontai oleh kelelahan yang menerpa, namun semangat tak pernah pudar meraih impian melihat monas dari dekat. Sayang sungguh sayang, monas tak dapat diraih dari kedekatan, hanya terlihat dibalik pagar disebabkan setibanya di monas telah pukul 17.00 sedangkan monas ditutup untuk khalayak ramai pukul 16.00. Dengan keterbatasan yang ada, para mahasiswa tetap dapat melanjutkan momen berpoto ria di balik pagar monas yang kokoh, meski lelah tapi tetap puas ujar para mahasiswa kompak.
Sore, pukul 17.00 perjalanan dilanjutkan perjalanan menuju kota gudeg (Jogyakarta). Saatnya beristirahat di bus menikmati jalan panjang menuju Jogyakarta.
Catatan pinggiran kota Jakarta (malam minggu di jalan)
Sabtu, 14 januari 2022 saat matahari merapat keperaduaannya.
-Miftahul Jannah S-