PIAUD ‘20” Berburu Pakaian Di Omah Oblong Yogyakarta

 

Seakan tak ingin melewatkan malam yang panjang, rombongan mahasiswa PIAUD UIN Jambi angkatan 2020 kembali menyisiri kota Yogyakarta menuju pusat belanja baju ternama buatan Yogyakarta “Omah Oblong”, selasa 17 Januari 2023. Meski letih dan sedikit tertatih-tatih, namun tidak mengurangi hasrat belanja dari para mahasiswa yang terdiri dari kaum hawa ini. Layaknya calon emak-emak, mereka tampak riuh ketika memasuki gerbang omah oblong. Padahal mereka baru saja mengitari wisata heha ocean maupun heha sky view serta kawasan bukit bintang.

Didalam pusat perbelanjaan ini, terlihat jelas deretan kaos yang berjajar rapi dengan berbagai ukuran serta tulisan Yogya maupun tulisan unik lainnya. Emak-emak dari PIAUD, terlebih dahulu melihat label harga yang berkisaran antara 25 ribu hingga ratusan ribu, sedikit mengerut kening, emak-emak PIAUD tak berdaya dengan harga yang ditawarkan, maklum di tempat ini tak ada yang namanya tawar menawar harga dan yang ada hanya harga pas. Meski begitu, sebagian mahasiswa dengan semangat membara tetap berupaya menggapai baju yang diinginkannya. Setelah berkeliling di lantai satu serta mengambil beberapa helai baju, emak-emak ini merangkak naik ke lantai dua.

Dilantai dua, mereka dipertemukan kembali dengan berbagai baju kaos dan batik yang harganya lumayan membuat dahi berkerut. Hanya dapat melihat dan menahan air ludah pada akhirnya emak-emak membayar ke kasir yang ada dilantai dua untuk membayar baju yang telah diambil di lantai satu tadi dan beberapa membeli baju yang ada di lantai dua.

Puas melihat dan berbelanja, mereka mendapatkan bonus kupon minuman bila belanjanya lebih dari 100 rb. Kemudian dengan langkah gontai, emak-emak ini kembali menuju bus yang sudah terparkir sejak tadi. Ada yang sekedar duduk-duduk di bangunan yang bertuliskan “Omah Oblong” sambil menyesali nasib dengan uang yang dibawa pas-pasan, ada juga menampilkan senyum sumringah karena telah membeli beberapa baju, sisanya tampak raut wajah lelah tak berdaya sambil menunduk akibat letih yang mendera. Merekapun bersiap menuju Kota Bandung, alias kota kembang.

Coretan dinding kota Yogya, malam hari ditengah terkurasnya tenaga dan fulus yang tak lagi tersisa.

-Miftahul Jannah S-

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *