Usai menjalani kegiatan seharian penuh dan dari penyisiran di pantai parangtritis rombongan mahasiswa PIAUD UIN Jambi angkatan 2020 segera mempersiapkan diri untuk membeli oleh-oleh khas kota gudeg (Yogyakarta) apalagi kalau bukan Bakpia yang terkenal melegenda, Senin, 16 Januari 2023.
Setiba ditempat yang memang pabriknya Bakpia ini, rombongan sejenak memperhatikan terlebih dahulu cara pembuatan bakpia tepat di belakang toko yang ada. Tanpa membuang waktu, sekejap kemudian rombongan yang didampingi oleh para dosennya ini berhamburan memasuki toko dan dalam hitungan detik toko yang tidak terlalu besar tersebut menjadi penuh sesak bercampur dengan rombongan wisata lainnya dari berbagai daerah, bisa dibayangkan kalau rombongan dari PIAUD saja sebanyak 51 orang belum lagi dari yang lain, tentu pada akhirnya akan berbagi oksigen untuk kehidupan.
Bukan hanya ada bakpia, berbagai oleh-oleh lainnya juga tersedia di tempat ini, tapi pastinya bakpia menjadi sasaran target utama untuk dibeli sebagai oleh-oleh buat sanak saudara dan teman. Harga bakpia boleh dikatakan lumayan mahal dan pastinya berkualitas. Harga per kotak nya dibandrol 35 ribu rupiah, sementara di tempat-tempat lain ada yang seharga 15 hingga 20 ribu sekotak. Namun kualitas tidak menghianati hasil, dengan rasanya yang renyah, wajar kiranya bakpia ditempat ini agak sedikit di atas rata-rata harganya.
Setelah proses belanja usai, ada tampak raut kusut dari beberapa mahasiswa dikarenakan uang di dompet sudah mulai menipis sementara kegiatan tempur berbelanja masih belum usai dan akan terus dilanjutkan. Namun, ada juga yang merasa bahagia karena telah membeli beberapa kotak bakpia untuk dibawa pulang sebagai buah tangan. Yah, biar tekor asal kesohor timpal beberapa mahasiswa sembari tertawa.
Catatan pinggiran Yogyakarta, memburu rasa berbagi ceria.
-Miftahul Jannah S-