Aramita Eflianti Menyelesaikan Perkuliahannya Di Hari “Guru”

Hingar bingar dan serangkaian acara dilakukan diberbagai sekolah sebagai ungkapan rasa syukur atas hari “Guru” nasional yang tepat jatuh pada tanggal 25 November 2022. Hari yang penuh kebahagian dirayakan oleh para siswa atas jasa-jasa dari para guru yang tampa pamrih memberikan ilmu dan bekalnya bagi siswa peserta didik termasuk juga mahasiswa. Guru yang mendapat prediket pahlawan tanpa tanda jasa ini, mampu memberikan pengetahuan bagi siswanya menuju masa depan yang lebih mulya.

Hari yang penuh dengan suka cita ini juga dirasakan oleh Aramita Eflianti, dimana pada momen hari guru ini, ia mampu menyelesaikan studinya dengan hanya 7 semester. Tentu peristiwa yang akan tercatat dalam ingatan wanita berparas putih ini. Momen yang spesial tuturnya dapat merasakan dua kebahagian sekaligus, mengingat jasa para guru serta dapat lulus pada ujian skripsi pada hari ini, Jum’at yang penuh berkah  25 November 2022.

Meski tidak mudah, Aramita Eflianti berhasil mempertahankan skripsinya dengan judul “Pengaruh Model Pembelajaran Sentra Terhadap Kemampuan Bersosialisasi Anak Di PAUD Ar-Rahimah Kota Jambi” didepan ketua sidang Drs. Sunarto, M.Pd, Penguji 1 Fiqi Nurmanda Sari, M.Pd, Penguji 2 Amrindono, M.Pd.I serta sekretaris Sapriya Utami, M.Pd. Aramita Eflianti juga didampingi pembimbingnya diantaranya Pembimbing 1 Ridwan, M.Psi., Psikolog dan Pembimbing 2 Indra Bangsawan, M.Pd.

Berbagai pertanyaan diajukan oleh para penguji, bahkan menguliti isi dari tulisan yang ia buat. Meski tampak gugup dengan berbagai pertanyaan yang bertubi-tubi dari para penguji, Aramita Eflianti dengan segala upaya menahan rasa cemasnya menjelaskan langkah-langkah dalam prosedur penelitian yang ia lakoni. Seolah tak puas dengan berbagai jawaban yang ia lontarkan, kembali para penguji mencecar dengan pertanyaan-pertanyaan yang kembali menguji adrenalin Aramita Eflianti. Berusaha menahan degup jantung yang semakin kencang dan seakan ingin copot dari tempatnya, kembali Aramita Eflianti berusaha mengontrol emosinya agar tetap stabil dalam menjelaskan pertanyaan yang diberikan. Situasi yang tidak menguntungkan yang dirasakannya, pada akhirnya berbuah manis. Aramita Eflianti dinyatakan lulus dengan nilai abjad “A” dan Yudisium “Cumlaude”.

Seketika pertahanan yang ia bangun di awal sidang runtuh dengan sendirinya. Kebahagian dengan bercampur rasa haru diiringi tetesan air mata menghapus rasa cemas yang terbangun sejak awal sidang. Semua rasa campur aduk, bahagia pastinya ungkap Aramita Eflianti.

Kini, dari mulut mungilnya ia mengungkapkan rasa bahagia yang tak terhingga atas prestasi yang diraih. Kepada Allah SWT, ia mengucapkan rasa syukur atas segala kemudahan yang diberikan. Kepada orang tua yang selalu setia mendampingi dan memberikan dukungan saat ini, ia mengucapkan terima kasih dan tampa terasa air matanya pun menetes berurai perlahan membasahi kelopak mata. Kepada tim penguji sidang skripsi ia mengucapkan apresiasinya atas kesempatan yang diberikan. Kepada pembimbing, ia juga mengucapkan senangnya atas pemberian ilmu yang bermanfaat selama menyelesaikan penelitian yang ia buat. Kepada para dosen PIAUD UIN Jambi ucapan terima kasih tak terhingga atas pengetahuan yang luar biasa, semua adalah guru saya dan saya takkan pernah melupakan jasa-jasa para dosen PIAUD, izinkan saya mengucapkan selamat “Hari Guru” kepada seluruh dosen PIAUD UIN Jambi di hari yang penuh sejarah ini. Tetaplah menjadi guru bagi kami semua, meski kami telah menyelesaikan studi di PRODI PIAUD tapi ingatlah kami sebagai murid-muridmu, tutup Aramita Eflianti dengan uraian air mata dan tak lupa Aramita Eflianti menyalami satu persatu para penguji, sekretaris dan pembimbingnya yang juga dosen dan para gurunya.

Sukses selalu ya kak Ara Eflianti. Momen hari “Guru” nan penuh sejarah bukan kak Ara.

-Miftahul Jannah S-

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *