Teis Novita Gadis Kampung Batang Asai Yang selesai 7 Semester

Teis novita atau biasa dipanggil Teis adalah gadis kampung yang berasal dari ujung barat Jambi, tepatnya asal kecamatan batang asai. Kampung asal Teis cukup jauh dari kota Jambi, bahkan bisa menghabiskan uang yang lumayan banyak untuk sekedar pulang liburan ke kampung halamannya, yang diperkirakan ongkos kendaraan bisa menyamai ongkos pergi ke kota Padang bila dihitung dari kota Jambi. Ditambah pula, jalan ke kampung Teis menuju atas bukit dengan jalan berlobang atau tambal sulam. Butuh perjuangan tenaga, waktu dan biaya bila kita ke kampungnya teis.
Namun gadis putih bersih ini sedari awal merantau ke kota Jambi dan memulai kuliah di Prodi PIAUD UIN Jambi tahun 2020 berbekal tekad dan semangat yang membaja. Dalam hati kecil sedari awal Teis memantapkan tekad agar dapat mengangkat derajad keluarga, pendidikan salah satu upaya yang mesti kita tingkatkan dan harus kita selesaikan segera tanpa menunda-nunda ujarnya penuh membara.
Janji kecil dalam hati Teis ini terbukti di hari kamis, 11 Januari 2024. Dimana hari berbahagia itu, diukir dengan manis oleh Teis. Ya, ia menyelesaikan skripsinya yang berjudul “Dampak Pernikahan Dini Terhadap Pola Asuh Dalam Keluarga Di Desa Pulau Salak Baru Kecamatan Batang Asai Kabupaten Sarolangun”. Skripsi dari kegundah lanaan Teis yang di jaman serba maju dan digital masih ada juga yang menikah dini terutama di kampungnya dan menurut Teis, pendidikanlah salah satu cara untuk menghindari pernikahan dini. Kalau di kampung, apalagi yang mesti kita lakukan sebagai wanita bila tidak melanjutkan studi, sudah pasti menikah dan ujung-ujungnya di masa belia kita sudah disibukkan untuk mengurus anak ujar Teis sedih.
Skripsi yang diuji oleh ketua sidang Drs Sunarto, M.Pd beserta sekretaris Boby Yasman Purnama, M.Pd dengan penguji Asmawati, M.Pd.I dan Amrindono, M.Pd.I. Teis dapat menjawab semua yang ditanyakan, didampingi pembimbing Dr. Siti Mariah Ulfah, M.Pd.I dan Dr. Dodi Harianto, M.Pd.I, Teis berhasil mempertahankan skripsinya dengan nila hurup “A” dan yudisium “cumlaude”. Suasana haru tampak menyelimuti ruang sidang ketika Teis dinyatakan lulus dan Teis mengatakan terima kasihnya atas segala dorongan yang diberikan orang tua, keluarga, kerabat hingga dosen dan teman-teman seperjuangan. Inilah upaya kita sebagai gadis kampung untuk menaikkan harkat dan martabat keluarga kata Teis penuh haru.
Ucapan selamat berdatangan dari teman-teman Teis menyambut berita bahagia ini dan sang gadis kampung membuktikan pada dunia, meski ia dari negeri pelosok nan jauh disana, namun kini ia mendapat gelar kesarjanaan yang akan dijadikan bekal bagi hidupnya ke depan kelak dengan mata berkaca-kaca sambil mengisyaratkan kebahagian tak terkira. Pesannya, ayo kawan-kawan di kampung jangan pernah mau terkungkung oleh keadaan, berjuanglah menempuh pendidikan selagi kita masih bernafas.


Ridwan, selaku ketua PRODI PIAUD UIN Jambi menyambut baik apa yang telah diraih oleh Teis. Ia bersyukur anak didiknya akhirnya menuntaskan apa yang telah dimulainya selama 3 tahun 5 bulan ini. Kesekian kali kita mendengar kabar gembira atas kelulusan mahasiswa yang lebih awal dari seharusnya, ya hanya dengan waktu 7 semester. Selamat Teis, kamu telah memberi rasa bangga pada PRODI dimana kamu bernaung selama ini. Kamu telah berhasil menunjukkan pada orang-orang bahwa kamu bisa dan mampu. Teruslah berkarya dan jangan pernah berpuas diri atas apa yang telah diraih dan implementasikan ilmu yang telah diperoleh selama ini ditengah-tengah masyarakat dengan bijak, jangan pernah berhenti untuk belajar tutur Ridwan.

-Tim PIAUD-

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *