Siska Febriani “Orang Ke Tiga” Yang Lulus Dalam Kurun Waktu 7 Semester

 

Mahasiswa PIAUD UIN Jambi tak Henti-hentinya membuat berita mengejutkan dalam penyelesaian akademiknya. Sebelumnya Dewi Suta Ningsih, Salsabila Ahlina kini giliran Siska Febriani menghebohkan jagad maya. Buka karena aksi seronoknya, tapi kepiawaiannya dalam menyelesaikan studi dalam tempo sekejap mata atau 7 semester.

Siska Febriani, wanita mungil dari desa “Teluk Kayu Putih” Kabupaten Tebo ini merupakan wanita yang aktif semasa kuliahnya. Aktif dalam kegiatan Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) sebagai pengurus, aktif di sanggar PIAUD “Contemporary Art” juga sebagai pengurus serta beberapa kali tampil di studio Tribun Jambi dan aktif pula diberbagai organisasi lain. Bagi wanita berparas manis ini, keaktifan di organisasi dalam maupun luar kampus tidak menjadikannya aktivis yang bakal menjadi mahasiswa abadi karena keaktifan kita bukanlah sebagai alasan atau mencari alasan untuk menunda-nunda penyelesaian kuliah. Kamus itu mungkin ada pada aktivis yang lain, tapi itu tidak berlaku bagi Siska Febriani. Kuliah tetap no 1 dan segala aktivitas yang dilakukan sebagai pengisi waktu bukan hal yang utama tutur Siska dengan berapi-api, seolah mengajak para mahasiswa yang lain mengikuti jejaknya, meski sesibuk apapun kita “kuliah ya selesai 7 semester” kalau tak mampu paling tidak selesai tepat waktu yakni 8 semester tutur Siska.

Siska Febriani mengungkap syukurnya atas kemampuannya menyelesaikan kuliah hanya dalam 7 semester lebih cepat dari yang seharusnya 8 semester. Bahkan yang mebuat ia bahagia, karena ia juga dapat menyusul Dewi dan Salsa mengikuti Yudisium di semester 7 ini. Saya bersyukur karena gedoran semangat dari ketua PRODI PIAUD, Ridwan, M.Psi.,Psikolog mampu membuat hati ini bergerak serta tanggung jawab pak Ridwan untuk menghantarkan kami menyelesaikan perkuliahan 7 semester serta mengikuti Yudisium di semester 7 bukan hanya isapan jempol belaka, pak Ridwan selalu di belakang kami, memecahkan setiap masalah yang kami hadapi hingga sampai ke tahap ini. Meski sedikit ada rasa sedih, karena Siska sendiri tak dapat menyusul Dewi dan Salsa mengikuti Prosesi Wisuda, tetapi paling tidak Yudisium di semester 7 saya dapat mengikutinya.

Menurut Siska Febriani, perjuangan mencapai titik ini bukanlah perjuangan mudah seperti membalikkan telapak tangan dan hanya beberapa orang saja yang dapat melaluinya, Siska termasuk bagian dari itu. Ia mesti banyak menghadapi cobaan, bahkan ia sempat viral karena mengalami kasus penipuan yang dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab, sempat pula harus kehilangan motor kesayangannya bahkan sempat pula terjatuh hingga membuat dirinya cedera. Siska harus jatuh bangun menghadapi berbagai cobaan yang menerpa, ingin menyerah pada keadaan dengan setumpuk masalah yang dihadapi. Rasanya diri ini sudah tak kuat, tekanan bertubi-tubi silih berganti hingga saat ini air mata saya pun belum mengering dengan segala permasalahan yang menimpa. Saya manusia biasa yang menangis ketika beban itu menerpa, saya hanya manusia biasa yang terpuruk dengan segala keadaan yang menimpa, saya hanya manusia biasa dengan keterbatasan yang saya miliki tanpa daya, saya hanya manusia biasa….ujar Siska tanpa mampu meneruskan kata-katanya. Keluarga, teman, sahabat terdekat lah yang selalu menguatkan perasaan yang mulai goyah, kaki yang mulai lunglai, hati yang mulai rapuh, langkah yang mulai gontai, mulut yang terdiam melihat bertubi-tubinya masalah di depan mata. Mereka selalu ada untuk saya dan PRODI juga bersama para dosen membesarkan hati untuk terus menatap masa depan.

Tangis Siska Febriani semakin mengalir deras, ketika dinyatakan lulus pada sidang skripsi yang ia lakoni, selasa 22 November 2022 bersama kakak tingkatnya “Mela Hespita” yang juga menjalani ujian yang sama. Dengan judul skripsi “Pengaruh Penggunaan Aplikasi Tiktok Terhadap Perkembangan Sosial Emosional Anak Di Desa Teluk Kayu Putih Kecamatan Tujuh Koto Ulu Kabupaten Tebo” dengan para penguji diantaranya : Ketua Sidang Drs. Sunarto, M.Pd, Penguji 1 Dr. Siti Mariah Ulfah, M.Pd.I, Penguji 2 Achmad Fadlan, M.Pd.I didampingi pembimbing Ridwan, M.Psi., Psikolog dan Indra Bangsawan, M.Pd sedangkan sekretaris pada sidang skripsi ini Sapriya Utami, M.Pd mampu ia pertahankan di depan para penguji yang terus menguliti dengan pertanyaan tajam dengan nilai hurup “A” serta yudisium “cumlaude”.

Hanya sujud syukur yang bisa saya lakukan atas anugerah terindah yang diberikan oleh Allah SWT atas keberhasilan saya menyelesaikan skripsi.  Hormat saya kepada orang tua yang membesarkan serta pemompa hidup ini. Semoga keberhasilan yang didapat menjadikan saya lebih baik lagi kedepannya tutup Siska Febriani dengan geliangan air mata.

Selamat ya kak Siska Febriani atas gelar S.Pd nya. Aktivitas dan seabreg kegiatan kakak tak mampu menghentikan langkah. Sehat dan sukses selalu kak Siska.

Catatan sekelumit hidup yang menempuh masa sulit tapi tidak menjadikan alasan untuk menyerah dengan keadaan.

-Miftahul Jannah S-

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *