Silvi Menyelesaikan Perkuliahan 7 Semester

Mahasiswa PIAUD UIN Jambi selalu berusaha melakukan hal yang terbaik didalam menjalani proses studinya. Salah satu yang menjadi usaha yang tak pernah kenal lelah adalah dalam hal menyelesaikan perkuliahan yang tengah dijalani. Hal yang paling diperhatikan para mahasiswa PIAUD adalah bagaimana dapat menuntaskan perkuliahan lebih cepat dari waktu yang telah ditentukan, yakni 8 semester.

Pergolakan bathin dalam penyelesaian skripsi terjadi pula pada salah satu mahasiswi terbaik PIAUD yakni “Silvi”. Memiliki nama yang sangat singkat, Silvi juga berharap dapat menyelesaikan kuliahnya sesingkat mungkin. Terbukti, wanita beraparas manis ini mampu menyelesaikan studinya hanya dalam kurun waktu 7 semester bahkan ikut pula menjalani Yudisium di semester 7 pula.

Namun, sesungguhnya perjuangan Silvi tidaklah mudah, dimana ia harus jatuh bangun menuntaskan segala tulisan skripsinya dengan berbagai kendala yang ia hadapi, yang mana pada saat yang sama ia juga harus menjalani proses PLP di tempat ia mengabdi. Sempat menangis dengan segala keadaan yang ia terima tapi semua pada akhirnya berbuah manis atas jerih payah yang ia lalui.

Silvi yang mengangkat penelitian dengan judul “Peran Guru Dalam Meningkatkan Kemandirian Anak Usia Dini di TK Ananda Merlung Kabupaten Tanjung Jabung Barat” berhasil mempertahankan penelitiannya pada sidang skripsi yang ia lakoni, Senin 5 desember 2022 dihadapan para penguji yang diantaranya ; Ketua Sidang : Drs. Sunarto, M.Pd, Penguji I : Ridwan, M.Psi.,Psikolog, Penguji II : Achmad Fadlan, M.Pd.I dengan Pembimbing I : Dr. Siti Mariah Ulfah, M.Pd.I dan Pembimbing II : Annisa, M.Pd dan sekretaris : Sapriya Utami, M.Pd. Bahkan para penguji memberi nilai “A” pada hasil pertanggung jawaban penelitian yang dilakukan oleh Silvi serta Yudisium “Cumlaude”

Tampak tetes mata Silvi tak mampu ia bendung ketika dinyatakan lulus oleh tim sidang. Iapun mengungkapkan terima kasihnya kepada para penguji dan pembimbing atas keberhasilan yang telah ia raih. Tak lupa kepada orang tua yang selalu mendampingi, Silvi dalam isak nya menuturkan rasa cintanya atas segala pengorbanan dan dukungan dari orang tuanya.

Silvi, pada akhirnya dapat menuntaskan semua yang telah ia lalui dengan tetesan keringat dan air mata. Begitu banyak pengorbanan dan keletihan yang mendera, kini terobati dengan rasa bahagia. Silvi kini tersenyum, seutas rasa bangga atas apa yang telah digapai. Perih yang ia jalani seketika sirna dengan apa yang telah ia dapatkan.

-Miftahul Jannah-

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *