Sapriya Utami sang “Wali Kelas” Super Sabar Menghadapi Mahasiswa

 

Perkuliahan pada mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) masih terus bergulir hingga saat ini. Perkuliahan yang dilakukan secara full daring membuat mahasiswa tak terkecuali dosen dihinggapi rasa lelah. Namun selalu ada asa dibalik semua itu agar para mahasiswa dapat menjalankan perkuliahan dengan baik dan tentu pula lulus dengan hasil yang memuaskan.

Ya, seperti kita ketahui beberapa waktu lalu Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Jambi kehadiran PRODI baru yakni PRODI PPG. Menurut Ridwan selaku ketua pengelola PPG dari tahun 2018 hingga 2019 yang merupakan cikal bakal terbentuknya PRODI PPG, pembentukan PRODI ini merupakan sebuah keharusan sehingga kita bersama dengan tim mengajukan borang akreditasi PPG dan Alhamdulillah tahun ini (2022) kita dapat menyelenggarakan PPG serta secara resmi pula sudah menjadi PRODI PPG yang pada tahap pelaksanaannya memasuki batch ke-3. Syukur Alhamdulillah, perjuangan yang kita lakukan berbuah hasil yang manis tutur Ridwan yang juga sebagai ketua PRODI PIAUD UIN Jambi.

Berbeda dengan PPG sebelumnya, dimana perkuliahan dilakukan dengan cara blended. Namun, saat ini murni secara penuh dilakukan melalui online. Kemudian dilakukan pula pembagian kelas dengan ditunjuknya wali kelas pada tiap pembagian kelasnya.

Salah seorang wali kelas, Sapriya Utami, M.Pd menyatakan pekerjaan kami selaku wali kelas mengawal proses perkuliahan dengan baik, bahkan kami juga menfasilisasi kebutuhan para dosen dan mahasiswa PPG sehingga waktu yang kami sediakan untuk PPG bisa mendekati 24 jam sehari. Kami juga harus menjawab keluhan para mahasiswa bila nilai nya belum dikeluarkan oleh para dosen, termasuk juga keluhan para dosen bila mahasiswa belum juga mengumpulkan tugasnya. Sehingga kami menjembatani kebutuhan itu terlebih lagi bila banyak mahasiswa PPG yang curhat baik itu masalah perkuliahan termasuk juga masalah pribadi mereka sendiri, baik itu masalah kerja, kondisi fisik mereka terkadang ada yang sakit bahkan ada yang sedang hami, masalah sinyal dan sebagainya kata Sapriya.

Menurut Sapriya perlu kesabaran dan ketelatenan menghadapi dosen dan mahasiswa dan perlu juga memberi motivasi untuk menjaga semangat para mahasiswa mengikuti perkuliahan hingga selesai. Meski mereka semua para mahasiswa PPG sejatinya adalah seorang guru, namun tetap saja mereka juga mengalami kesulitan berhadapan dengan tugas yang begitu banyaknya disamping dibutuhkan pula penguasaan IT yang memadai. Disinilah kami selaku wali kelas selalu ada mendampingi mereka. Saya berharap mereka tetap diberi kesehatan dan kesuksesan menjalani tugas ini, do’a tulus dari Sapriya.

-Miftahul Jannah-

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *