
Di kota Yogyakarta, rombongan sempat menikmati sarapan pagi yang disajikan serta bergegas menuju candi Prambanan, waktu seolah berlari kencang dan rombongan tak sempat singgah sejenak dan bobo cantik di hotel. Mereka langsung go to Prambanan, candi yang terkenal dan memiliki nilai historis dimasanya. Setiba di candi prambanan, rombongan harus mengantri terlebih dahulu untuk membeli tiket yang per orang nya dihargai sejumlah 50 k.
Seusai tiket berada di tangan, rombongan secara berbarengan antri memasuki candi prambanan. Tampak para bule berkeliaran di area candi dan momen ini dimanfaatkan oleh mahasiswa untuk berfose bersama. Yogya yang terik karena tak kunjung hujan selama semingguan ini menyebabkan mahasiswa merogoh kocek untuk menyewa payung yang dihargai 10 k. Memasuki pelataran candi yang cukup megah dengan jalan yang cukup luas membuat mahasiswa mengambil fose poto dari berbagai sudut.
Letih mengelilingi candi, akhirnya rombongan keluar dari areal candi menuju arah yang berbeda ketika awal mereka masuk. Di pintu keluar yang cukup jauh menuju parkiran bus, perjalanan mereka dihiasi dengan rerumputan hijau sisi kanan maupun kiri jalan. Jalan aspal yang lebar membuat nyaman bagi pejalan kaki, bahakan di sediakan pula taman area bermain serta museum. Tak samapi disitu, mereka juga disuguhkan dengan berbagai pertokoan oleh-oeh khas jogya dari baju, pernak pernik hingga sandal jepit. Mak-mak PIAUD dengan serta merta mengeroyok pusat oleh-oleh ini hingga lupa daratan dan waktu. Dilain pihak, rombongan pendamping dari dosen menikmati kelapa muda yang berseberangan dengan toko pusat belanja.
Seolah tak mengenal puas, rombongan mahasiswa ditunggu oleh pihak travel diplataran parkir. Mereka terus diingatkan untuk segera menuju bus. Tapi banyak yang tidak bergeming dan tetap asyik belanja sehingga mereka harus di jemput, bahkan salah satu mahasiswa yang memisahkan diri saat belanja terpaksa harus dicari kesana kemari agar segera ke bus.
Tampaknya, sajian oleh-oleh membuat khilaf para mak-mak PIAUD dan mengalahkan segala pemandangan candi prambanan yang rupawan. Begitulah..kalau sudah belanja, mak-mak gak bisa dilawan meski kantong sudah tong pes tutur rombongan yang lain sambil terkekeh.
catatan menyusuri tempat bersejarah nan mempesona.
-Miftahul Jannah S-