Museum Angkut Jadi Kunjungan PRODI PIAUD “22” di Batu, Malang

Di kawasan batu, malang memang menjanjikan objek wisata yang begitu banyak kalau ingin diikuti. Namun, tentu harus banyak pula waktu yang disediakan untuk mengunjungi objek wisata tersebut, baik dari wisata taman, buah hingga museum.
Mahasiswa PIAUD “22” juga menelusuri berbagai jejak wisata yang ada, salah satunya museum angkut setelah sebelumnya dari wisata taman selekta.
Penginjung yang ramai memadati kawasan ini, tepat berada disimpang 4 lampu merah, berjejer bus terparkir di pinggir jalan. Tampak sepasang batu di trotoar tengah jalan, dipandang sekilas, batu yang ada di atasnya seolah-olah sedang melayang padahal batubtersebut dihubungkan dengan seutas tali.
Mereka memasuki museum yang diluar museum terdapat danau sekeliling yang bewarna hijau jernih yang dihubungkan dengan beberapa jembatan serta toko makan dan minum. Mahasiswi menyempatkan diri kembali berpoto serta juga mencicipi minuman yang di jual, sebagian lagi melanjutkan mencicipi bakso malang disepinggir jalan.
Museum angkut yang berada di kota batu ini, terdapat beberapa kendaraan klasik serta kendaraan tempur baik darat, laut maupun udara menyajikan sebuah kawasan kendaraan masa lalu yang antik.
Puas mengelilingi museum, mereka bergegas ke tempat wisata berikutnya. Meski cukup letih, mereka selalu menikmati suasana liburan dengan bahagia.
-Tim PIAUD-

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *