Fakultas Tarbiyah UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi meluncurkan program lingkungan yang sangat menarik. Berdasarkan dokumen rencana kerja pada pihak kampus akan memanfaatkan air bekas wudhu dari Masjid Ash-Shahabah untuk program daur ulang kreativitas lingkungan. Istimewanya, air tersebut akan dialirkan menuju kolam tampung limbah yang dirancang khusus untuk budidaya ternak lele.Program ini didanai melalui anggaran revisi fakultas, yang mencakup pembuatan kolam penampungan serta instalasi kolam lele yang memadai. Inovasi ramah lingkungan ini mendapat apresiasi dan dukungan penuh dari berbagai pihak internal kampus, termasuk dari rumpun Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD).Ketua Prodi PIAUD UIN Jambi memberikan sambutan hangat terkait program baru ini. Beliau menyampaikan bahwa langkah nyata ini merupakan media pembelajaran ekologi yang sangat baik bagi seluruh civitas akademika.”Kami dari prodi PIAUD sangat mendukung penuh program pemanfaatan air wudhu ini. Ini adalah contoh konkret sirkular ekonomi dan edukasi lingkungan yang bisa kita ajarkan sejak dini. Kedepannya, mahasiswa PIAUD juga bisa belajar bagaimana mengenalkan konsep menyayangi makhluk hidup dan menjaga alam kepada anak-anak usia dini melalui proyek kolam lele ini,” ujar Ka Prodi PIAUD UIN Jambi dengan penuh semangat.
