Sebuah perjuangan pasti akan menemukan titik akhir dari sebuah perjalanan yang berliku dan terjal. Sesulit apapun perjuangan pasti pada akhirnya akan menemukan titik kebahagian, ibarat berlayar suatu saat pasti juga akan berlabuh di dermaga.
Ungkapan itu pulalah yang terngiang di benak Enita Sari, salah seorang mahasiswa PIAUD UIN Jambi yang baru saja menyelesaikan berbagai aktivitasnya semasa di perkuliahan. Ya, seorang Enita pada akhirnya dapat menyelesaikan sebuah perjuangan yang ia mulai 3,5 tahun yang lalu. Memilih kuliah di PRODI PIAUD kala itu merupakan bagian yang tak terpisahkan dari hidupnya untuk menggapai asa masa depan yang lebih baik.
Wanita yang penuh energik dan selalu ceria didalam penampilannya selalu membawa aura positif bagi rekan-rekannya. Meski terkesan easy going, tapi wanita satu ini tetap serius menapak masa depannya. Baginya, ia tetap memprioritaskan perkuliahan dan bagaimanapun ia akan tetap meraih mimpinya.
Jum’at, 23 desember 2022 merupakan mimpi yang menjadi nyata bagi seorang Enita Sari. Betapa tidak, di hari yang penuh berkah tersebut ia mampu menuntaskan takdir perkuliahan yang telah ia lewati. Ia telah melewati masa-masa sulit selama proses perkuliahan dengan tugas yang seabreg bahkan dengan kegiatan diluar perkuliahan yang juga sebareg-abreg, antara ingin mundur dan terus melangkah ucapnya.
Perjuangannya yang tidak mudah menjadikan ia sosok yang tetap berupaya kuat menjalani jalan hidupnya. Di hari Jum’at itu pula waktu mencatat jalannya takdir yang ia perankan. Ia berhasil lulus pada sidang skripsi dengan nila “A” bahkan wanita yang terkesan santai ini berhasil mendapat Yudisium dengan sebutan “Magna Cumlaude’ hanya pada 7 semester.
Pada sidang skripsi yang ia laksanakan, ia berhasil mempertahankan penelitain yang berjudul “Pengembangan Regulasi Diri Anak di Taman Kanak-kanak IT Mutiara Hati Simpang III Sipin Kecamatan Kota Baru jambi. Dengan para penguji diantaranya Ketua sidang : Drs. Sunarto, M.Pd, Penguji I : Dr. Siti Mariah Ulfah, M.Pd.I, Penguji II : Achmad Fadlan, M.Pd.I sementara Pembimbing I : Ridwan, M.Psi.,Psikolog, Pembimbing II : Indra Bangsawan, M.Pd serta sekretaris : Atika Wirdasari, M.Pd.
Enita Sari sampai matanya berkaca-kaca atas hasil yang ia peroleh dan kebahagian meliputi jalan hidunya. Enita Sari menyadari semua perjuangan ini tak terlepas dari orang-orang yang ada di sekitarnya, keluarga, sahabat, para dosen serta orang-orang yang selalu mensupport dirinya. Diantara rasa bahagia ada juga terselip rasa sedih karena pada akhirnya ia akan meninggalkan PRODI PIAUD yang sangat ia cintai. Disini saya bersama teman-teman bersuka cita bersama, menangis bersama..perjalanan panjang meski terasa singkat berada ditengah-tengah mereka orang-orang yang saya sayangi dan kasihi. Saya akan merindukan PRODI PIAUD dimana saya bernaung selama 3,5 tahun ini, merindukan canda dan perhatiannya para dosen kepada saya, merindukan sahabat-sahabat yang sudah saya anggap saudara saya sendiri ucapnya terbata-bata menahan tangis.

Namun, hidup tetap berlanjut serta berjalan dan takdir saya untuk terus melangkah menatap masa depan. Saya akan mengingat semua jasa-jasa orang-orang yang telah membantu dan berjuang bersama-sama saya. Semoga para dosen PIAUD selalu diberi kesehatan dalam menjalani hari-harinya dan maafkan bila saya ada kesalahan maupun kekeliruan selama menuntut ilmu. Kepada sahabatku yang masih berjuang, teruslah tetap berjuang, tuntaskan semua tugas kita dan jangan pernah menyerah dengan keadaan. Saya doakhan para sahabatku semuanya sukses mengarungi kemudi perkuliahan yang sedang dijalankan. Meski saya telah selesai dalam menuntut ilmu di PRODI PIAUD, tapi yakinlah hati saya selalu ada untuk PRODI PIAUD dan untuk teman-temanku yang masih terus berjuang tutur Enita Sari dalam keharuannya.
-Miftahul Jannah S-