Dr. Husin, M.Pd.I: Hari Santri sebagai Momentum Revitalisasi Nilai Keislaman”

Dr. Husin, M.Pd.I menyampaikan bahwa Hari Santri bukan sekadar peringatan historis, melainkan momentum penting untuk merevitalisasi nilai-nilai keislaman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Menurutnya, santri masa kini harus mampu mengaktualisasikan semangat perjuangan ulama terdahulu dengan tetap menjaga akhlak, moderasi beragama, serta semangat kebangsaan di tengah tantangan zaman modern. Hari Santri, lanjut Dr. Husin, menjadi pengingat bahwa kontribusi santri tidak hanya dalam ranah spiritual, tetapi juga dalam pembangunan sosial dan intelektual umat.

Ia menekankan pentingnya pendidikan pesantren sebagai benteng moral dan etika generasi muda. Pesantren, menurut Dr. Husin, telah terbukti melahirkan tokoh-tokoh besar yang berperan dalam kemerdekaan dan pembangunan bangsa. Oleh karena itu, Hari Santri juga harus dijadikan sebagai refleksi bersama untuk terus memperkuat peran pesantren dalam mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, dan cinta tanah air.

Dr. Husin juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjadikan nilai-nilai kesantrian seperti keikhlasan, kemandirian, dan cinta ilmu sebagai landasan dalam menghadapi era globalisasi. Ia berharap Hari Santri tidak hanya diperingati secara seremonial, tetapi benar-benar dimaknai sebagai penguatan identitas dan kontribusi nyata santri dalam membangun peradaban yang berkeadilan dan berkeadaban.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *