Dewanti Apriliana Mahasiswa PIAUD “Kreatif dan Dinamis”

Banyak anak muda lebih suka mengejar dan menghabiskan waktunya untuk sebuah kesenangan, bahkan sampai melakukan hal yang tidak semestinya dilakukan. Menurut Ridwan ketua PRODI PIAUD UIN Jambi, hal serupa terjadi dimanapun termasuk di PRODI nya sendiri dan tentu kita perlu embrio mengubah maindset yang telah terbentuk oleh beberapa kawula muda, khususnya para mahasiswa. Untungnya, lebih banyak mahasiswa PIAUD menghabiskan waktunya untuk hal-hal yang positif ketimbang mudharat dan kesia-sian belaka.

Contohnya dengan sosok Dewanti Apriliana. Mahasiswi semester empat PRODI PIAUD UIN Jambi sudah berkecimpung di masyarakat sejak kuliah.

Awalnya ia diikut sertakan oleh sang ibu yang mendapat tawaran dari TP PKK untuk bergabung dalam pemberdayaan keluarga.

“Karena itu positif, mama nawarin, makanya aku ikut aja awalnya. Tetapi masih ikut pelatihan-pelatihan gitu,” ungkap Dewanti.

Ketika mulai mendapat tawaran bergabung dengan TP PKK, saat itulah Dewanti mulai mendapatkan keterampilan baru dalam memandikan jenazah.

Awal mulanya ia hanya sekedar ingin mencoba hal baru yang sebelumnya belum pernah sama sekali dirasakan.

Tetapi yang bikin kuat itu orang tua sih, terutama mama. Jadinya yakin aja, bismillah mencoba,” lanjutnya.

Dewanti yang belum pernah mengenyam bangku sekolah keagamaan sempat kaget saat diminta untuk mengikuti perlombaan cara memandikan jenazah tingkat Kota Jambi.

Awalnya sempat ragu, tetapi dia berhasil mendapatkan juara harapan satu. Dan itu membuatnya terus ingin belajar, hingga meraih juara satu tingkat Kota Jambi.

Dewanti kemudian dijadikan anggota TP PKK di lingkungannya, dan diminta untuk memberi edukasi tentang memandikan jenazah.

“Karena yang bisa itu soal mandi jenazah, ya tugasnya mengajarkan cara memandikan jenazah,” ucapnya.

Dewanti sendiri tidak merasa malu ataupun minder dengan pilihannya.

Baginya, semua pilihan yang diambil nantinya bisa berguna setidaknya untuk lingkungan terdekat, yaitu keluarga.

Dewanti bukan perempuan yang suka berdiam diri. Selain menjadi mahasiswi, ia juga mengajar di PAUD dekat tempat tinggalnya.

“Ngajar anak kecil itu capek, nyebelin, tapi senang kalau mereka akhirnya bisa apa yang kita diajarkan,” kata Dewanti menceritakan.

Dalam kehidupannya, hal yang menjadi prioritas hidup adalah orang tuanya.

Sehingga dalam menentukan langkah, ia pasti mempertimbangkan kebahagiaan orang tua.

Dia juga memiliki saudari kembar bernama Dewinta yang sama-sama menyukai hal baru. Tak jarang mereka berkegiatan bersama.

Itulah yang menjadi bagian penting bagi Dewanti dan merasa dirinya mendapatkan dukungan penuh dari lingkungan terdekatnya.

Artikel ini telah tayang di TribunJambi.com dengan judul Cerita Dewanti Apriliana, Kuat Karena Orang Tua.

NUKILAN:

Nama: Dewanti Apriliana

Tempat tanggal lahir: Jambi, 05 April 2003

Pendidikan: Mahasiswa PIAUD UIN STS Jambi

Hobi: mencari hal yang baru

Motto hidup: kalau bukan sekarang kapan lagi, hari esok tidak akan sama seperti hari sebelum dan selanjutnya, berkarya lah sampai kaki tak mampu melangkah.

Artikel ini telah tayang di TribunJambi.com dengan judul Cerita Dewanti Apriliana, Kuat Karena Orang Tua.

-Miftahul Jannah S-

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *