Dari Kegiatan IKMAPISI, Organisasi Menjadikan Mahasiswa Berprestasi dan Kuliah Tepat Waktu

 

Ikatan Mahasiswa PIAUD Seluruh Indonesia (IKMAPISI) wilayah sumatera yang diketuai oleh Kurnia mengadakan kegiatan silaturrahmi dengan mengadakan webinar nasional yang diikuti oleh ratusan mahasiswa PIAUD se Indonesia, khususnya wilayah sumatera, rabu 28 juni 2023.
Menurut Kurnia yang juga mahasiswa dan kini menjadi alumni PIAUD, kegiatan ini mengusung tema menjadi mahasiswa unggul dan produktif dengan para pemateri yang merupakan dewan ahli IKMAPISI DPW 1 Sumatera, diantaranya Ridwan dosen PIAUD UIN Jambi, Fatrica Syafri dosen PIAUD UIN Bengkulu serta Nurkamelia Mukhtar dosen UIN Riau serta Farras Taqiyah selaku ketua PB IKMAPISI.
Ridwan, Ketua PRODI PIAUD UIN Jambi membenarkan kalau ia dan para dosen sebagai dewan ahli pada IKMAPISI menyampaikan beberapa materi terkait dengan mahasiswa berprestasi serta tetap produktif meski tergabung dalam sebuah organisasi.


Ridwan menambahkan, berorganisasi bukan menjadi alasan untuk mahasiswa tidak berprestasi dan kita mencoba menghilangkan stigma negatif pada segelintir mahasiswa kalau berorganisasi bisa menghambat penyelesaian kuliah. Ia mengambil contoh pada mahasiswanya Kurnia yang aktif berorganisasi di HMPS, kepramukaan dan sebagainya termasuk pula di IKMAPISI sebagai ketua DPW 1 yang mampu menyelesaikan kuliahnya dalam kurun waktu 7 semester dengan IPK yang tak kalah mentereng yakni 3,93 mendekati nyaris sempurna. Tak sampai disana, Kurnia telah berhasil pula menyabet beberapa gelar juara prestasi akademik maupun non akademik tingkat nasional maupun wilayah. Inilah contoh nyata mahasiswa PIAUD yang unggul, berprestasi dan produktif meski sibuk di organisasi. Jadi mitos keikutsertaan dalam berorganisasi bisa menghambat prestasi dan penyelesaian kuliah tepat waktu harus kita bantah mulai saat ini dan seterusnya karena mitos tersebut tidak mendasar dan bukan pada tempatnya kecuali kalau dari diri mahasiswa itu sendiri yang bermasalah sehingga terlena dengan ketidakmampuannya mengelola diri dan waktu atau bisa jadi ada ketakutan dalam diri mereka kalau harus segera menyelesaikan kuliah akan menjadi orang yang tidak berguna lagi, berbeda ketika status sebagai mahasiswa dengan segala fasilitas dan popularitas yang didapatkan dan ini lebih kemasalah pribadi masing-masing dan bukan organisasinya tutup Ridwan memberi penyemangat bagi peserta weminar.
Hal yang sama juga ditegaskan kembali oleh Fatrica dan Nurkamelia kalau organisasi adalah tempat orang-orang hebat yang mampu memenaje waktu dan pikirannya, tempat dimana orang melatih segala potensi yang dimiliki dan tentunya tempat orang-orang yang berprestasi.
Pada sesi yerakhir, Faras memaparkan perjalanan IKMAPISI yang dimulai sejak tahun 2017 hingga kini yang terus bertambah keanggotaannya dan terbentuknya IKMAPISI tak terlepas dari peran asosiasi yang menanunginya, yakni PPIAUD Indonesia. Harapannya, organisasi ini terus berjalan dan semakin produktif dikepengurusan periode berikut.

-Miftahul Jannah S-

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *