Detik demi detik, waktu terus meninggalkan catatatannya. Seolah tak mau beranjak pergi, namun tak kuasa diraih kembali. Ribuan jam telah terlewati dan saatnya untuk kembali. Demikian pula dengan mahasiswa PIAUD UIN Jambi yang melaksanakan PLP di Raudhatul Athfal Dharma Wanita Pusat (RA DWP) Kota Jambi, sekolah yang dikhususkan bagi anak usia dini yang kesohor seantero Provinsi Jambi. Tampak ramai oleh riuh rendah dan segudang aktivitas para mahasiswa yang tak henti mengisi hari-hari. Tapi, itu telah berjalan dua bulan yang lalu. Kini hingar bingar tak lagi tampak. Raut yang dulunya basah oleh tetesan keringat akan adanya sumber inspirasi kreasi, kening yang dulunya berkerut dalam fantasi ide event yang dibuat, tampaknya tak dirasa lagi oleh para mahasiswa. Sesuatu kreasi, kini dibatasi oleh waktu yang berdetak maju dan tak mau berhenti. Para mahasiswa pun tunduk pada perjalanan waktu. Tugas mereka telah usai, tapi sedih mereka belum reda akan segala peristiwa yang mereka jalani selama dua bulan bersama RA DWP Jambi, tempat dimana sebuah ilmu dan pengalaman itu sangat beharga untuk dilewati begitu saja, sebuah kreativitas terbentuk akan fantasi bercampur ide yang tak pernah mati. RA DW Jambi, bagi mereka adalah rumah ke dua, rumah yang terasa dekat bagi sekumpulan mereka yang berkreasi.
“Tidak terasa dua bulan telah berlalu dan masa pengabdian pun berakhir”.
Pada hari Kamis tangal 10 November 2022 mahasiswi PLP di RA DWP Jambi mengadakan acara perpisahan. Acara berlangsung di Aula sekolah, dihadiri oleh dosen pembimbing lapangan yaitu bapak Amrindono M.Pd. Acara berlangsung sangat meriah, ada kata sambutan dari ketua yayasan, bapak DPL dan kepala sekolah. Diiringi dengan 7 penampilan dari anak diantaranya tari persembahan, gerak lagu Asmaul Husna, gerak lagu burung kutilang, gerak lagu anak-anak nabi, gerak lagu guruku tersayang, tari kreasi dan fashion show.
Semua penampilan telah dipersiapkan mahasiswa PLP bersama para siswa dari 3 minggu sebelum acara berlangsung. Anak yang tampil memakai busana yang beragam dan ditambah pernak pernik hiasan kreatif yang dibuat sendiri oleh mahasiswa PLP. Diujung acara ada pengumuman juara lomba mewarnai dan pemberian kenang-kenangan keguru pamong dan kepihak sekolah.

Dengan datangnya pertemuan maka berakhirlah dengan perpisahan. Disana hati para mahasiswa luluh lantak dan larut dengan rasa sedih untuk meninggalkan sekolah yang telah memberi warna hidup mereka karena begitu sayang cintanya mereka sama anak-anak yang ada di RA DWP Jambi.

Hadijah, S.Ag, kepala RA DWP JAMBI, dalam tuturnya merasakan kedekatan dengan para mahasiswa. Namun saya sayang sama mereka, mereka tetap harus melanjutkan perjuangan untuk menyelesaikan perkuliahan dan dengan rasa campur aduk, kami lepas dan kembalikan ke PRODI PIAUD UIN Jambi agar mereka dapat segera menuntaskan perkuliahan mereka. Kami harap mereka tetap mengingat sekolah ini dan kami juga terbuka untuk selalu menjalankan silaturrahmi bersama mereka semua mahasiswa yang saya sayangi.

Amrindono, selaku Dosen Pembimbing Lapangan yang berkesempatan hadir menjemput para mahasiswanya menyatakan rasa bangga dan apresiasinya kepada pihak sekolah. Mahasiswa kami benar-benar mendapat sesuatu yang luar biasa dapat mengabdi di tempat ini, semoga kita tetap terus saling menguatkan silaturrahmi harap Amrin.
-Ana Tasya-